Tinjau Progres Jembatan Merah Putih, Camat Kaliori: Bukti Nyata Kehadiran Negara untuk Masyarakat Pesisir
21 Juli 2026 | Administrator
Kaliori, 18 Juli 2026 - Camat Kaliori Dwi Susilowati, S.E., M.M. bersama Danramil Kaliori, Kapolsek Kaliori beserta jajaran, serta Kepala Desa Tasikharjo Sutaji meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, pada Sabtu (18/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, baik dari aspek kualitas pekerjaan, keamanan, maupun ketepatan waktu penyelesaian.
Pembangunan Jembatan Merah Putih yang bersumber dari anggaran Mabes TNI AD saat ini telah mencapai progres sekitar 40 persen. Jembatan beton tersebut memiliki spesifikasi dengan panjang 15,5 meter dan lebar 2 meter.
Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi infrastruktur vital bagi masyarakat pesisir. Selain mempermudah mobilitas para nelayan, petani tambak, dan petani garam, jembatan tersebut juga akan membuka konektivitas menuju Desa Tunggulsari sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Camat Kaliori, Dwi Susilowati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat. Kami bersama Forkopimcam terus melakukan pemantauan agar pembangunan berjalan aman, lancar, berkualitas, dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya nelayan, petani tambak, petani garam, serta warga yang beraktivitas menuju Desa Tunggulsari," ujar Dwi Susilowati.
Sementara itu, Danramil Kaliori menegaskan bahwa pembangunan yang didukung anggaran dari Mabes TNI AD merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu percepatan pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"TNI tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami akan terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi, aman, dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dinikmati warga," ungkap Danramil Kaliori.
Senada dengan itu, Kapolsek Kaliori menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung kelancaran pembangunan melalui pengamanan dan koordinasi bersama seluruh unsur terkait.
"Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama proses pembangunan berlangsung. Harapan kami, proyek ini dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," kata Kapolsek Kaliori.
Kepala Desa Tasikharjo, Sutaji, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan TNI terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
"Atas nama Pemerintah Desa Tasikharjo dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Mabes TNI AD, Pemerintah Kecamatan Kaliori, Koramil, Polsek, serta semua pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih. Jembatan ini sangat dinantikan warga karena akan memperlancar akses transportasi, mempercepat distribusi hasil perikanan, tambak, dan garam, sekaligus membuka konektivitas menuju Desa Tunggulsari yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat," tutur Sutaji.
Melalui peninjauan tersebut, seluruh unsur Forkopimcam Kaliori memastikan pembangunan akan terus diawasi hingga selesai. Diharapkan, Jembatan Merah Putih dapat segera difungsikan sebagai akses strategis yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjadi simbol nyata sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun desa menuju kesejahteraan bersama.[R]