Rakor Sinergitas Perkuat Komitmen Penyerapan Telur Hasil 11 BUMDes untuk Program Makan Bergizi Gratis
17 Juli 2026 | Administrator
Kaliori, 17 Juli 2026 - Pemerintah Kecamatan Kaliori menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas dan Komitmen Bersama Penyerapan Komoditas Telur Hasil BUMDes untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Kecamatan Kaliori, Jumat (17/7/2026). Rakor dipimpin langsung oleh Camat Kaliori, Dwi Susilowati, S.E., M.M., serta dihadiri Forkopimcam Kaliori, para Kepala Desa se-Kecamatan Kaliori, Ketua BUMDes, dan Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Kecamatan Kaliori.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kasatgas Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Rembang dalam membangun sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan SPPG agar hasil produksi telur dari desa-desa di Kecamatan Kaliori dapat diprioritaskan sebagai pemasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.
Sebanyak 11 BUMDes di Kecamatan Kaliori tercatat memiliki komoditas unggulan berupa telur dengan potensi produksi sebagai berikut:
- Banggi : 19 kg
- Karangsekar : 13 kg
- Meteseh : 13 kg
- Sidomulyo : 12 kg
- Wiroto : 20 kg
- Maguan : 20 kg
- Tambakagung : 30 kg
- Sendangagung : 25 kg
- Dresi Kulon : 29 kg
- Sambiyan : 30 kg
- Purworejo : 30 kg
Dengan total potensi mencapai 241 kilogram, komoditas telur dari BUMDes tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bahan baku SPPG secara bertahap sekaligus memperkuat pemanfaatan produk lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Dalam arahannya, Camat Kaliori Dwi Susilowati, S.E., M.M. menegaskan bahwa rakor ini merupakan momentum penting untuk membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis melalui pemberdayaan ekonomi desa.
"Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang besar untuk menggerakkan perekonomian desa. Oleh karena itu, kami berkomitmen agar hasil produksi telur dari BUMDes di Kecamatan Kaliori dapat menjadi prioritas dalam pemenuhan kebutuhan SPPG. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan secara luas, baik oleh penerima manfaat maupun oleh masyarakat desa sebagai pelaku usaha," ujar Dwi Susilowati.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMDes, dan SPPG agar tercipta sistem distribusi yang berkelanjutan, transparan, dan saling menguntungkan.
Koordinator SPPG MBG Kecamatan Kaliori, Ninikmatus Syofiyah, turut menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, pemanfaatan hasil produksi lokal akan mendukung penyediaan bahan pangan yang lebih segar, berkualitas, dan mudah dipantau, sekaligus memperpendek rantai distribusi.
"Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kecamatan Kaliori bersama seluruh desa. Ketersediaan telur dari BUMDes akan menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga kebutuhan SPPG dapat dipenuhi dari potensi lokal yang dimiliki Kecamatan Kaliori," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, para Kepala Desa dan Ketua BUMDes menyatakan kesiapan mendukung program melalui penyediaan komoditas telur sesuai kapasitas produksi masing-masing desa. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi hasil usaha BUMDes sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, seluruh peserta menyepakati dan menandatangani Berita Acara Komitmen Bersama Penyerapan Komoditas Telur Hasil 11 BUMDes untuk kebutuhan SPPG di Kecamatan Kaliori. Kesepakatan tersebut menjadi dasar pelaksanaan kerja sama dalam mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis.
Melalui komitmen bersama ini, Pemerintah Kecamatan Kaliori berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa melalui optimalisasi potensi BUMDes. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kemajuan pembangunan di Kecamatan Kaliori.[R]