Camat Kaliori Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Korban Tanah Ambles di Gunungsari
10 September 2026 | Administrator
Kaliori - Harapan baru mulai tumbuh bagi warga korban bencana tanah ambles di Dukuh Gobok, Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Rumah layak huni bagi keluarga terdampak kini tengah dibangun setelah mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rembang.
Progres pembangunan tersebut ditinjau langsung oleh Camat Kaliori Dwi Susilowati bersama Kepala Desa Gunungsari, Kemis, pada Selasa (8/9/2026). Keduanya memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dwi Susilowati mengaku bersyukur melihat pembangunan rumah berjalan dengan baik. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian terhadap warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
“Alhamdulillah, pembangunan berjalan baik dan sesuai rencana, berkat bantuan dana yang bersumber dari BAZNAS Kabupaten Rembang, yang diserahkan langsung oleh Bapak Bupati Rembang pada akhir bulan Agustus 2026 kemarin,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Rembang atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya membantu menyediakan hunian yang layak, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu sesama.
“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Rembang atas kepedulian dan bantuannya sebagai wujud nyata cinta kasih kepada sesama manusia dan semangat gotong royong untuk kemanusiaan,” kata Dwi.
Menurutnya, pembangunan rumah layak huni ini memiliki arti penting bagi keluarga penerima manfaat. Setelah mengalami musibah tanah ambles pada Januari 2026, keberadaan hunian yang aman dan layak diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan keluarga terdampak.
Dwi juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Gunungsari dan keluarga penerima manfaat yang telah melaksanakan pembangunan dengan tertib serta mengikuti arahan dan ketentuan dari BAZNAS Kabupaten Rembang.
“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Pemdes Gunungsari dan keluarga penerima manfaat yang telah melaksanakan pembangunan dengan tertib, mengikuti seluruh arahan dan ketentuan dari BAZNAS Kabupaten Rembang,” tuturnya.
Ia berharap rumah tersebut nantinya tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi tempat keluarga penerima manfaat kembali menata kehidupan dengan rasa aman dan penuh optimisme.
“Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, berkah, dan membawa kebahagiaan bagi keluarga, serta menjadi awal pemulihan serta fondasi harapan lepas dari keterpurukan akibat musibah bencana alam yang terjadi di bulan Januari tahun ini,” harapnya.
Dwi menambahkan, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebencanaan.
Ia berharap kerja sama dan kepedulian semacam itu dapat terus dipertahankan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
“Semoga sinergi ini terus terjalin. Kebaikan yang diberikan kepada masyarakat dibalas Allah SWT dengan berlipat ganda dan dikaruniai keberkahan yang seluas-luasnya,” pungkasnya.
Pembangunan rumah layak huni di Dukuh Gobok tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan pembangunan secara fisik, tetapi juga kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dari berbagai pihak.
Bagi keluarga penerima manfaat, rumah baru yang sedang dibangun ini diharapkan menjadi titik awal untuk kembali bangkit dan menatap masa depan setelah menghadapi musibah tanah ambles yang terjadi awal tahun ini.